Mewujudkan Membangun Rumah Idaman

Dilihat dari nilai gunanya, rumah adalah tempat untuk berlindung dan bernaung dari pengaruh keadaan alam sekitar. Selain sebagai tempat berlindung, rumah juga digunakan sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan penghuninya sehari-hari. Setiap manusia pastilah memiliki keinginan mengenai rumah idaman. Rumah idaman sendiri adalah rumah yang diimpikan oleh masing-masing orang. Bentuk dan style rumah idaman masing-masing orang tentu berbeda-beda, hal tersebut tergantung dari gaya arsitektur kesukaan. Secara sederhana, rumah idaman juga dapat dikatakan sebagai rumah yang mampu mencerminkan kepribadian pemiliknya.

Pada praktiknya, rumah idaman diharapkan tidak hanya menjadi idaman salah satu penghuninya saja, melainkan tepat menjadi rumah idaman bagi setiap anggota keluarga yang tinggal. Dengan semakin maraknya referensi mengenai desain dan tipe rumah di internet maupun majalah, tentu keinginan untuk memiliki rumah idaman semakin besar. Selain dapat mendesain rumah idaman anda sendiri, sekarang ini anda juga bisa mengkonsultasikan keinginan anda ini dengan pakar desainer interior/eksterior dan arsitek.

Tips Membangun Rumah Idaman

Seperti yang telah disebutkan di atas, umumnya setiap orang pasti memiliki rumah idamannya masing-masing. Rumah idaman tidak hanya dinilai dari besar kecilnya bangunan rumah anda, melainkan lebih besar dari itu. Untuk bisa mendapatkan rumah idaman, dibutuhkan pemahaman, informasi dan pengalaman yang lebih mengenai dunia properti. Sekarang ini, mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana caranya mewujudkan rumah idaman sudah banyak dibagikan di media sosial atau majalah CASA Indonesia. Jika anda tertarik untuk mewujudkan rumah idaman anda, tentunya anda perlu memperhatikan beberapa macam hal. Beberapa hal penting tersebut yaitu meliputi:

www.pexels.com

  1. Memilih Lokasi dan Posisi Rumah

Ketika anda bingung memilih lokasi rumah idaman, cobalah untuk memperhatikan beberapa macam hal seperti arah mata angin dan lingkungan sekitar. Pada praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang memilih lokasi rumah berdasarkan feng shui. Posisi rumah terbukti berpengaruh terhadap suhu yang ada di dalam rumah. Oleh sebab itu, cobalah untuk memilih rumah yang menghadap arah timur. Adapun alasannya agar rumah anda mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Lebih lengkapnya, anda bisa memilih lokasi rumah dengan mengetahui kriteria rumah yang baik. Adapun kriteria lokasi rumah yang baik yaitu rumah yang memiliki legalitas tanah terjamin, luas lahan dan karakter tanah, akses jalan, lingkungan yang bersih dan aman, potensi terjadinya bencana alam, kelengkapan sarana dan prasarana, serta potensi perkembangan lokasi. Ketika anda mendapat rumah yang lokasinya jauh dari pusat kota, cobalah untuk mencari tahu bagaimana potensi pembangunan infrastruktur dekat hunian tersebut.

Selain akan memengaruhi kenyamanan anda sekeluarga, memilih lokasi rumah merupakan hal yang tepat untuk investasi properti. Tidak bisa dipungikiri, segala macam bidang properti memang naik setiap tahunnya. Dengan melakukan investasi properti dalam bentuk rumah, pada saat yang dibutuhkan nanti anda dapat menjual rumah dengan nilai yang cukup tingi.

  1. Sesuaikan Luas Bangunan Sesuai Kebutuhan

Dibandingkan rumah dua lantai, desain rumah santai umumnya lebih mudah dirancang karena elemen yang perlu diperhatikan lebih sedikit. Apabila anda memiliki ukuran tanah yang cukup luas, desain rumah lantai satu sangat direkomendasikan karena dapat memaksimalkan area sebanyak mungkin. Pada proses pembangunannya nanti, jangan lupa untuk menghadirkan taman agar rumah terasa lebih segar. Kebutuhan luas bangunan rumah ditentukan dari jumlah penghuninya, apabila anda adalah keluarga muda yang memiliki satu orang anak, memilih rumah lantai satu yang berukuran 100 meter dengan 2 kamar tidur adalah pilihan tepat.

  1. Sesuaikan Budget dengan Kemampuan

Tips yang ketiga yang perlu anda perhatikan ketika ingin membangun rumah idaman adalah menyesuaikan bugdet kemampuan. Secara umum, biaya pembangunan sebuah rumah sangatlah beragam. Beberapa hal yang menyebabkannya yaitu tergantung dari kawasan dan kontraktor yang anda pilih. Kontraktor umumnya memberi gambaran biaya dari harga per meter per segi. Sampai dengan saat ini, harga borongan per meter dimulai dari angka Rp. 3.000.000, hingga Rp. 10.000.000,-. Harga tersebut sudah termasuk biaya material dan tukang. Walau tadi sudah disebut harga borongan yang biasa digunakan kontraktor, tidak menutup kemungkinan apabila biaya pengeluaran akan berubah seiring dengan modal yang dipilih. Semakin rumit dan kompleks desain rumah yang anda pilih, tentu harga pembangunan rumah tersebut akan menyesuaikan juga. Tips juga untuk anda, cobalah untuk memilih kontraktor yang bijak dan terpercaya.

www.pexels.com

  1. Cari Referensi Desain yang Sesuai

Untuk masalah desain, anda bisa mencari berbagai macam referensi melalui internet dan majalah CASA Indonesia. Melalui mesin pencarian internet, anda dapat menemukan beragam informasi seputar bedroom decorating ideas. Cobalah untuk melakukan diskusi bersama kerabat atau pasangan anda. Semakin banyak masukan yang anda terima, tentu akan semakin matang juga desain yang anda pikirkan. Untuk bisa memaksimalkan desain rumah idaman anda, cobalah untuk melakukan konsultasi dengan desainer interior dan arsitek.

  1. Memilih Cat Warna yang Sesuai dengan Kepribadian

Perlu diingat, cat rumah terbukti dapat memancarkan bermacam-macam suasana. Dengan memilih cat warna ini, penghuni dapat menonjolkan karakter atau mood ruan seperti apa yang diinginkan. Warna terang adalah pilihan yang tepat karena dapat memberi kesan luas pada ruangan. Warna terang sendiri dapat memantulkan cahaya.

Dalam pemilihan warna cat rumah yang baik, tentu ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Berbagai macam hal tersebuti meliputi kombinasi warna dasar yang digunakan, jenis ruangan, dan warna furnitur. Jika anda belum yakin dengan warna cat yang rumah bagus, cobalah untuk menguji warna cat tersebut di salah satu ruangan yang tidak terlalu luas. Selain warna cat yang akan dipilih, baiknya penghuni juga perlu memperhatikan kualitas cat yang akan digunakan. Penggunaan warna cat untuk finishing biasanya berbeda dengan cat rumah pada umumnya. Gunakan produk cat rumah yang dikhususkan untuk finishing agar menghasilkan warna cat rumah yang bagus.

  1. Buat Taman dan Teras Rumah untuk Sirkulasi Udara

Seberapa pun luas lahan rumah yang anda miliki, biasakan untuk menyediakan area khusus untuk taman. Keberadaan taman di rumah terbukti dapat memberikan pemandangan yang segar untuk mata, serta mampu memberikan udara yang baik di sekitar rumah. Rumah yang sejuk dan segar didapat dari hijaunya tanaman yang menghiasi. Apabila anda suka berkebun, cobalah untuk menggunakan pot kecil untuk menampung berbagai jenis bunga. Pada umumnya, banyak penghuni rumah yang merawat bunga mawar, melati, dan bunga sepatu dalam pot. Buatlah area khusus yang nanti anda gunakan untuk tempat berkebun. Perhatikan apakah area tersebut berada di posisi yang cukup sinar matahari dan dekat dengan sumber air. Dengan menyediakan area yang cukup sinar matahari, berbagai macam tumbuhan dan bunga yang anda tanam dapat tumbuh dengan subur.

  1. Memilih Furnitur dan Dekorasi yang Sesuai

Memilih furnitur dengan bijak adalah cara efektif untuk memberikan ruang bagi udara dan cahaya untuk masuk ke dalam rumah. Dengan memiliki sedikit furnitur yang di setiap ruangnya, tentu akan memberikan kesan semakin lapang. Selain itu, pemilihan material kayu dengan warna netral dapat memberikan efek sejuk. Cobalah untuk menyesuaikan furnitur yang akan digunakan dengan selera anda. Jadikan rumah anda sebagai cerminan kepribadian yang anda miliki.

www.pexels.com

Merawat Rumah Idaman

Untuk bisa tetap memiliki rumah idaman, perawatan merupakan suatu hal yang sering diremehkan banyak orang. Tanpa adanya perawatan rutin, rumah hunian akan mengalami gangguan yang berujung kerusakan. Setiap harinya rumah memerlukan perawatan, misalnya seperti menjaga kebersihan lantai dan tembok. Rumah yang sehat dan bersih tentu akan membuat nyaman para penghuninya. Selain dengan cara menjaga kebersihan, berikut beberapa tips untuk merawat rumah:

  1. Penggunaan Plamur pada Cat Dinding

Untuk bisa mendapatkan lapisan cat yang tidak mudah mengelupas, sebaiknya batasi penggunaan plamur. Dalam praktiknya, seharusnya plamur digunakan hanya sebagai penutup retak halus di dinding. Menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar adalah tindakan yang salah, karena bahan tersebut tidak mengikat cat.

Memperhatikan waktu dalam proses pengecatan juga menjadi suatu hal penting yang sering dilupakan. Mengecat pada kondisi hujan akan membuat cat tersebut membutuhkan waktu lama untuk kering. Sebaliknya pun sama ketika kondisi matahari sangat terik. Kondisi matahari yang terlalu terik dapat membuat hasil cat anda menjadi kurang bagus, hal tersebut dapat terjadi karena hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mengering terlebih dahulu dibanding bagian dalam.

  1. Menjaga Kusen Pintu dan Jendela Terbebas dari Rayap

Penggunaan campuran 3 oli dan 1 solar yang diaduk secara merata dapat menghindarkan kusen pintu dan jendela anda dari gangguan rayap. Oleskan campuran tersebut pada seluruh permukaan kayu sampai benar-benar kering. Selain menggunakan campuran oli, anda juga dapat menggunakan obat anti jamur untuk mencegah serangan rayap.

  1. Memperbaiki Lantai Keramik yang Retak

Apabila anda menemukan lantai rumah anda ada yang retak atau rusak, segera lepas bagian keramik yang lepas menggunakan benda tajam. Lakukan dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak terlepas. Setelah bagian keramik yang rusak lepas, pasang lantai pengganti dengan hati-hati. Apabila kondisi lantai keramik retak halus, cobalah untuk membersihkan lantai tersebut dengan cara dikorek terlebih dahulu. Setelah dibersihkan, isi bagian keramik yang retak dengan menggunakan nat yang diisi campuran agak cair. Tunggu hingga kering, dan bersihkan sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di lantai.

www.pexels.com

  1. Membasmi Jamur

Jamur merupakan masalah umum yang sering dijumpai. Untuk bisa mengatasi serangan jamur, kita dapat menggunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau dengan menggunakan cairan disinfektan. Gunakan lap halus yang sudah ditetesi cuka, dan lakukan sapuan pada bagian yang terserang jamur. Lakukan penyapuan secara berulang dengan menggunakan kain atau lap baru. Dalam proses pembasmian jamur ini, hindari untuk menggunakan sikat. Penggunaan sikat dapat menyebabkan spora menyebar ke tempat lain.

Apabila serangan jamur sudah cukup lama dan berat, segera lakukan perbaikan. Apabila ditemukan kondisi plafon bocor, segera lakukan perbaikan pada plafon yang bocor dan segera cat ulang kembali. Instalasi pada sanitasi juga perlu dijaga agar tidak menjadi menyebab muculnya jamur.

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *