Berbagai Cara Agar ASI Cepat Keluar Dengan Mudah

Biasanya setelah melahirkan ibu akan langsung dipandu untuk melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Namun, dalam beberapa kasus tertentu ASI bisa saja tidak lekas keluar karena berbagai alasan. Salah satunya adalah kelahiran bayi prematur yang menyebabkan hormone oksitosin ibu kurang sehingga menyebabkan ASI sulit untuk keluar. Oleh sebab itu, ibu biasanya melakukan berbagai cara untuk menstimulasi ASI agar bisa keluar dengan cepat. Adapun cara-cara yang dilakukan adalah sebagai berikut.

  1.   Menenangkan diri

Faktor stres selama masa kelahiran bisa menjadi pemicu ASI susah keluar. Biasanya hal ini ikut dipicu oleh proses melahirkan yang cukup traumatik dan menyakitkan atau bisa juga dikarenakan ibu menjalani operasi caesar (c-section). Meskipun tidak secara langsung bisa mempengaruhi ASI tapi hal tersebut bisa memicu stress pada ibu yang baru melahirkan.

  1.   Rutin menyusui atau memompa ASI

Meskipun ASI belum keluar dengan lancar atau justru tidak keluar sama sekali, ibu harus tetap memberikan rangsangan pada payudara agar ASI cepat keluar. Semakin sering bayi menyusu pada ibunya maka produksi ASI akan semakin lancar dan cepat keluar. Meskipun tidak sedang menyusui, Ibu bisa menggunakan pompa ASI guna merangsang payudara memperoduksi ASI. Selain untuk meningkatkan ASI, ibu bisa menyimpan stok ASI untuk bayi agar tidak terlalu repot menyusui di malam hari.

  1.   Memberikan rangsangan ke payudara

Cara ini merupakan cara yang paling sering dilakukan oleh para ibu. Selain bisa dirangsang melalui mulut bayi, ibu juga bisa memberikan stimulus dengan cara memberikan pijatan dan tarikan lembut atau memutar perlahan puting susu agar ASI cepat keluar.

Perlu diingat jika produksi ASI yang terhambat bisa disebabkan oleh beberapa faktor termasuk faktor kesehatan. Biasanya hal ini disebabkan oleh obat-obatan yang dikonsumsi oleh Ibu selama masa kehamilan atau karena faktor genetik. Oleh karena itu, jika dirasa produksi ASI tidak lancar dalam jangka waktu yang lama atau bahkan belum keluar hingga 4 hari pasca melahirkan baru selanjutnya Ibu bisa berkonsultasi dan berobat ke dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

 

Related Post