Akuntansi Dasar Keuangan yang Lengkap

Ilmu akuntansi merupakan ilmu sosial yang menarik untuk disimak. Ada banyak manfaat yang akan diperoleh selama mempelajari ilmu akuntansi. Untuk menguasai dan memahami akan ilmu akuntansi, kita diharuskan untuk mempelajari ilmu akuntansi dasar dengan baik. Dengan pengetahuan tersebut, kita nantinya dapat mengetahui hal-hal apa saja yang berkaitan dengan ilmu akuntansi. Dasar-dasar dari ilmu akuntansi merupakan proses akuntansi yang berisikan poin-poin penting yang harus diketahui seseorang agar ahli dalam menerapkan ilmu akuntansi. Sama halnya ketika perusahaan menerapkan Standar Operasional Prosedur atau SOP, dasar ilmu akuntansi menerapkan beberapa persyaratan yang bertujuan untuk kesejahteraan perusahaan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui dasar-dasar dari ilmu akuntansi, simak penjelasannya di bawah ini. Apalagi dengan kemajuan teknologi seperti hadirnya absensi online, pajak online, tentu ilmu dasar seperti ini justru suatu kewajiban.

Akun yang Ada di Dalam Akuntansi Dasar

Ketika kita membahas mengenai dasar akuntansi, kita akan menemukan nama akun dan nomor akun. Nama akun dan nomor akun merupakan salah satu jenis informasi yang berkaitan dengan akuntansi dasar yang wajib diketahui. Akun merupakan alat yang dapat kita gunakan untuk menampung beragam jenis catatan yang disusun dengan cara strategis. Nomor akun merupakan kode yang digunakan untuk mengelompokkan akun tercacat pada jurnal yang nantinya akan dimasukkan ke buku besar. Keberadaan akun sendiri sangat penting di dalam ilmu akuntansi. Hal tersebut disebabkan oleh informasi keuangan dibuat dengan bentuk laporan keuangan. Kita dapat dengan mudah memahami laporan keuangan dengan keberadaan akun. Akun akutansi sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni akun temporal dan akun permanen. Akun temporal merupakan beberapa akun yang dilengkapi dengan saldo bersifat sementara. Nilai saldo pada akun hanya berlaku untuk beberapa periode saja dan akan ditutup pada akhir periode akuntansi. Akun-akun yang masuk ke dalam akun temporal antara lain akun pendapatan dan akun biaya. Akun permanen memiliki saldo tetap dan bersifat permanen. Nilai saldo pada akun tidak akan mengalami penutupan untuk periode tertentu. Nilai saldo pada akun akan selalu tersaji selama perusahaan melakukan kegiatan usaha. Kelompok yang masuk ke dalam akun permanen dikenal pula dengan akun riil. Berikut ini merupakan beberapa kelompok yang terdaftar ke dalam akun permanen:

pxhere.com

  1. Aset lancar

Merupakan harta yang dapat dengan mudah kita cairkan. Kas, sewa dan piutang merupakan beberapa jenis aset lancar yang masuk ke dalam akun permanen.

  1. Aset tetap

Merupakan harta dengan nilai manfaat yang panjang dan dapat melebihi masa manfaat lebih dari satu tahun. Bangunan, kendaraan, peralatan dan mesin merupakan beberapa jenis aset tetap.

  1. Utang

Merupakan kewajiban sebuah perusahaan kepada pihak lainnya. Utang jangka panjang dan utang lancar merupakan jenis utang yang sering kita temui pada akun permanen.

  1. Modal

Modal merupakan hak milik perusahaan yang jumlahnya dapat diketahui melalui neraca. Modal dapat diketahui dengan cara menjumlahkan aset ang ada dan dikurangi dengan utang perusahaan. Modal hibah, modal sendiri dan laba ditahan merupakan beberapa contoh modal perusahaan.

pxhere.com

Informasi Lain yang Berkaitan dengan Akuntansi Dasar

Selama mempelajari ilmu dasar akuntansi, kita tidak hanya akan menemukan istilah akun beserta dengan nomor akun. Ada banyak informasi lainnya yang akan kita temukan ketika mempelajari ilmu akuntansi. Konsep kredit dan debet, penjurnalan, pemostingan jurnal menuju buku besar. pembuatan neraca percobaan dan penyajian laporan keuangan merupakan informasi lainnya yang berkaitan dengan akuntansi dasar. Untuk mengetahui secara terperinci mengenai hal-hal yang telah dijelaskan sebelumnya, simak penjelasannya di bawah ini:

  1. Konsep kredit dan debet

Baik kredit dan debet memiliki sisi yang berseberangan namun memiliki keseimbangan yang cukup baik. Debet sendiri merupakan posisi akun yang berisikan saldo normal dan digunakan sebagai biaya dan aset. Di jurnal sendiri, debet diletakkan di sebelah kiri. Berbeda dengan debet, kredit merupakan posisi akun dengan saldo normal yang digunakan untuk utang, modal dan pendapatan serta terletak pada bagian kanan jurnal. Baik konsep kredit dan debet harus dikuasai dengan baik sehingga transaksi pencatatan jurnal dapat dilakukan dengan benar.

  1. Penjurnalan

Jurnal merupakan lembar kerja yang berfungsi mencatat segala jenis transaksi yang dilakukan oleh perusahaan. Di dalam menuliskan jurnal, proses pencatatan harus didasari dengan bukti. Berikut ini merupakan beberapa jenis jurnal:

pxhere.com

  1. Jurnal umum, merupakan jurnal yang digunakan untuk menuliskan segala jenis transaksi dan dibuat dengan cara terperinci.
  2. Jurnal khusus, merupakan jurnal yang hanya digunakan untuk menuliskan jenis transaksi khusus dan berkaitan dengan penjualan dan pembelian yang dilakukan oleh perusahaan.
  3. Jurnal penerimaan kas dan pengeluaran kas
  4. Jurnal penutup
  5. Jurnal pembalik
  6. Pemostiangan jurnal menuju buku besar

Buku besar merupakan kumpulan transaksi akan akun tertentu. Ketika melakukan pencatatan ke buku besar, transaksi yang pernah dilakukan harus ditulis terlebih dahulu ke jurnal. Setelah melakukan pencatatan, data yang ada nantinya akan dipindahkan ke buku besar.

  1. Membuat neraca percobaan

Informasi lainnya yang berkaitan dengan ilmu dasar akuntansi adalah membuat neraca percobaan. Secara garis besar, neraca percobaan memiliki kesamaan dengan neraca biasa.

  1. Penyajian laporan keuangan

Penyajian laporan keuangan menjadi fungsi dari ilmu akuntansi.

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *